Kuatkan Sektor Riil, Perumda Siap Payungi 39 Ribu UMKM Daerah

Rabu, 03 Juni 2026 | Berita Pimpinan

PROKOPIM KUBU RAYA - Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam mengajak seluruh ASN dan masyarakat mengubah paradigma berpikir agar daerah tidak terus bergantung pada transfer pusat. Ia menekankan pentingnya kemandirian fiskal dan penguatan sektor riil melalui perusahaan umum daerah atau Perumda. Di mana Perumda menjadi perusahaan induk yang menghubungkan ribuan UMKM di Kubu Raya dengan industri besar dan pasar yang lebih luas. 

Hal itu disampaikan Yusran Anizam saat memimpin rapat persiapan peluncuran kegiatan usaha Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia, Rabu (3/6/2026), di Sungai Raya. Yusran menyoroti rendahnya kemandirian keuangan daerah Kubu Raya yang masih sekitar 12 peran. Menurutnya, angka itu menunjukkan daerah masih tergantung dari transfer dari pemerintah pusat.

“Kenapa ini penting? Saat ini kita tergantung dari transfer. Kemandirian keuangan daerah kita berapa persen? Hanya 12 persen," kata Yusran.

Karena itu, ia meminta ASN dan Perumda tidak bergerak di sektor finansial, tapi langsung ke sektor riil. Sebab, sektor riil bisa menyentuh langsung masyarakat dan memutus rantai pasok panjang yang selama ini merugikan pelaku UMKM. Ke depan, Perumda diminta langsung kontrak dengan pabrik sesuai semangat Presiden soal pemangkasan rantai pasok.

"Nah, bagaimana caranya sesuai semangat Pak Presiden: pangkas rantai pasok. Perumda langsung kontrak dengan pabrikan," ujarnya.

Yusran memaparkan konsep Perumda ke depan sebagai holding atau perusahaan induk dari 39 ribu UMKM di Kubu Raya dari berbagai sektor. Dengan skema itu, Perumda akan punya divisi dan unit usaha yang menaungi ribuan pelaku usaha kecil.

”Bayangkan sebuah perusahaan dengan unit produksi sebanyak 39 ribu,” ucapnya.

Ia menutup ajakan dengan mendorong ASN dan masyarakat mengubah pola pikir tentang kemandirian dan pertahanan ekonomi daerah.

"Ayo kita ubah mindset kita, paradigma kita tentang kemandirian dan pertahanan. Ini mesin kuat bagi kita," tegasnya. (sym)