Siswa PAUD KB Empening Dikenalkan Tugas Kemanusiaan Damkar BPBD Kubu Raya

Selasa, 12 Mei 2026 | Kubu Raya

Kubu Raya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kubu Raya menerima kunjungan siswa PAUD KB Empening Desa Teluk Empening, Kecamatan Terentang, di Halaman Gedung Pramuka Sungai Raya, Selasa, 12 Mei 2026.

Dalam kunjungan tersebut, para siswa dikenalkan dengan tugas dan fungsi pemadam kebakaran, penggunaan peralatan pemadam, hingga edukasi penanganan hewan liar seperti ular.

Kepala Pelaksana BPBD Kubu Raya, Arianto mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi sejak dini kepada anak-anak mengenai pentingnya tugas-tugas kemanusiaan yang dijalankan petugas pemadam kebakaran dan BPBD.

“Hari ini kita menerima anak-anak dari PAUD KB Empening dalam rangka edukasi dan pengenalan terkait peralatan pemadam kebakaran serta tugas dan fungsi pemadam kebakaran di Kabupaten Kubu Raya,” ujar Arianto.

Ia menjelaskan, anak-anak diperkenalkan berbagai peralatan yang digunakan petugas damkar serta berbagai bentuk pertolongan yang dapat dilakukan oleh BPBD dan pemadam kebakaran. Menurutnya, pengenalan tersebut penting agar anak-anak memiliki pemahaman dasar tentang keselamatan dan kebencanaan sejak usia dini.

“Kita harapkan anak-anak nanti dapat memahami arti penting tugas pemadam kebakaran dan menjiwai tugas-tugas kemanusiaan sebagai generasi penerus,” tambahnya.

Sementara itu, Pengelola PAUD KB Empening, Subiyanti mengatakan kunjungan edukatif tersebut diikuti sebanyak 18 anak didampingi orang tua dan keluarga mereka.

Ia mengaku kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena anak-anak dapat melihat langsung proses penanganan kebakaran dan penanganan hewan berbahaya yang sebelumnya hanya mereka lihat melalui televisi.

“Sangat mengedukasi sekali bagi anak-anak kami. Kalau kegiatan seperti ini di tempat kami belum pernah melihat secara nyata,” katanya.

Selain pengenalan pemadam kebakaran, anak-anak juga diberikan edukasi tentang bahaya hewan liar seperti ular serta cara penanganannya secara aman.

Subiyanti berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan, bahkan menjangkau wilayah kecamatan agar anak-anak di daerah terpencil juga bisa mendapatkan edukasi kebencanaan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Sungai Raya. (DiskominfoKKR/IKP)