Pemkab Kubu Raya Gelar Lomba Bertutur, Asah Literasi dan Kemampuan Bertutur Anak

Selasa, 14 Juli 2026 | Kubu Raya

Kubu Raya – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Kubu Raya menggelar pembukaan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Kubu Raya dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kubu Raya ke-19.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kepong Bakol, Sungai Raya, Selasa, 14 Juli 2026, ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam membangun budaya literasi sejak usia dini sekaligus melahirkan generasi muda yang percaya diri dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik.

Pembukaan lomba dilakukan oleh Bunda Literasi Kabupaten Kubu Raya, Atzebiyatulensi Sujiwo, serta dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Kubu Raya, Rudy Fitriyanto. Sebanyak 18 peserta dari sembilan kecamatan mengikuti kompetisi ini setelah melalui proses seleksi di tingkat kecamatan.

Bunda Literasi Kabupaten Kubu Raya, Atzebiyatulensi Sujiwo, mengatakan lomba bertutur merupakan wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan membaca, berbicara, sekaligus membangun karakter yang percaya diri.

"Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca anak-anak, mendorong kecintaan mereka terhadap literasi, sekaligus membangun rasa percaya diri dalam berkomunikasi. Melalui kegiatan bertutur dan bercerita di depan juri maupun penonton, anak-anak belajar menyampaikan ide dan pengetahuan dengan baik," ujarnya.

Ia menjelaskan, peserta yang berhasil menjadi juara nantinya akan dipersiapkan sebagai duta Kabupaten Kubu Raya untuk mengikuti lomba bertutur di tingkat Provinsi Kalimantan Barat hingga tingkat nasional.

"Harapan saya anak-anak ini tumbuh dengan pengetahuan yang maksimal dan memiliki rasa percaya diri sebagai bekal perjalanan masa depan mereka. Bibit-bibit terbaik nantinya akan menjadi duta Kubu Raya untuk berlaga di tingkat provinsi bahkan nasional," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Kubu Raya, Rudy Fitriyanto, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi peserta untuk menampilkan hasil latihan sekaligus mengembangkan kreativitas melalui budaya membaca dan bertutur.

"Momentum ini sangat berharga bagi anak-anak. Dengan dasar membaca yang baik, mereka akan mampu bertutur dengan baik pula. Ini menjadi ruang bagi mereka untuk tampil berani, kreatif, dan mengembangkan potensi yang dimiliki," katanya.

Rudy menjelaskan, lomba bertutur tahun ini mempertandingkan dua kategori, yakni cerita bertema kepahlawanan dan cerita bermuatan lokal yang mengangkat sejarah Kabupaten Kubu Raya.

Menurutnya, kedua tema tersebut dipilih untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme sekaligus memperkenalkan sejarah daerah kepada generasi muda.

"Dari perlombaan ini akan dipilih juara pertama, kedua, dan ketiga di setiap kategori. Seluruh peserta akan dinilai oleh dewan juri yang profesional sehingga nantinya terpilih wakil terbaik yang siap membawa nama Kabupaten Kubu Raya ke jenjang yang lebih tinggi," jelasnya.

Melalui penyelenggaraan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI ini, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berharap budaya membaca dan literasi terus berkembang di kalangan anak-anak.

Selain meningkatkan kemampuan berbahasa dan komunikasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, berkarakter, serta mencintai sejarah dan budaya daerahnya. (DiskominfoKKR/IKP)