Pemkab Benahi Menyeluruh Pelabuhan Rasau Jaya

Senin, 13 Juli 2026 | Berita Pimpinan

PROKOPIM KUBU RAYA - Komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menghadirkan kawasan pelabuhan yang bersih, tertib, dan representatif mulai diwujudkan. Bupati Kubu Raya Sujiwo bersama sejumlah kepala perangkat daerah terkait memantau langsung penertiban bangunan dan kios-kios liar yang berdiri di atas aset pemerintah daerah di kawasan Pelabuhan Rasau Jaya, Kecamatan Rasau Jaya, Senin (13/7/2026). Penertiban tersebut merupakan bagian dari program penataan kawasan Pelabuhan Rasau Jaya yang telah dirancang sejak beberapa bulan terakhir.

Bupati Sujiwo mengatakan penataan dilakukan tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga sistem pengelolaan kawasan agar pelabuhan menjadi lebih nyaman, aman, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

"Kali ini kita melakukan penataan secara komprehensif dan menyeluruh. Semua perangkat daerah terlibat, mulai dari Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan, hingga Dinas PU. Semua bergerak sesuai tugasnya agar kawasan pelabuhan benar-benar berubah," kata Sujiwo.

Menurut Sujiwo, selama ini kawasan pelabuhan kerap identik dengan kesan kumuh, semrawut, serta berbagai praktik yang merugikan masyarakat. Kondisi tersebut menjadi tantangan yang ingin diubah melalui penataan terpadu.

"Kami ingin menunjukkan kepada publik bahwa pelabuhan laut juga bisa tertata rapi, bersih, aman, dan nyaman seperti kawasan bandara. Tidak ada lagi kesan kumuh ataupun praktik-praktik negatif yang selama ini melekat," katanya. 

Sebagai bagian dari penataan, kios-kios yang menjorok ke badan jalan dibongkar untuk membuka ruang yang lebih tertib. Setelah proses pembongkaran selesai, kawasan tersebut akan diaspal dan difungsikan sebagai area parkir yang lebih representatif. Selain itu, pemerintah juga akan membangun kembali kanopi dengan desain yang lebih rapi, memperlebar akses jalan, membongkar pagar pembatas agar pusat aktivitas perdagangan lebih terbuka, mempercantik pencahayaan, hingga melakukan penataan taman di seluruh kawasan pelabuhan. Sujiwo menambahkan, setelah sistem baru diterapkan, tidak akan ada lagi parkir yang semrawut di kawasan pelabuhan.

"Nanti ketika sistem sudah berjalan, parkir di pintu masuk akan zero. Kawasan ini akan kita tata sehingga lebih nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jasa pelabuhan," ucapnya.

Sujiwo menegaskan penataan Pelabuhan Rasau Jaya tidak hanya bertujuan mempercantik wajah kawasan, tetapi juga mendukung peningkatan pelayanan publik, mendorong aktivitas ekonomi, memperkuat pemberdayaan UMKM, serta mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah melalui pengelolaan kawasan yang lebih tertib.

"Ini bukan sekadar mempercantik Dermaga Rasau Jaya sebagai ruang publik. Kita juga ingin meningkatkan pendapatan asli daerah, memberdayakan UMKM, pedagang, dan memastikan seluruh aset pemerintah memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," pungkasnya. (jek)