Gema Idulfitri Kubu Raya Meriah, Kembang Api Spektakuler Hiasi Langit Gaforaya
Sabtu, 28 Maret 2026 | Kubu Raya
Kubu Raya - Pesta kembang api spektakuler memeriahkan rangkaian Gema Idulfitri 1447 Hijriah di Tugu Mangrove Bundaran Gaforaya, Kabupaten Kubu Raya, Jumat malam, 27 Maret 2026. Ribuan masyarakat dari berbagai wilayah tampak memadati lokasi untuk menyaksikan kemeriahan malam ke-6 lebaran yang juga diisi festival bedug, tausiah, serta hiburan musik.
Langit Bundaran Gaforaya dipenuhi cahaya warna-warni kembang api yang memukau, menjadi puncak perayaan Gema Idulfitri ke-6 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pengunjung yang mengabadikan momen tersebut, mencerminkan kebersamaan dan semangat silaturahmi di tengah perayaan Idulfitri.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo mengatakan, kegiatan ini dijadikan momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus membangun kedekatan emosional.
“Gema Idulfitri ini kita jadikan momentum untuk mempererat tali persaudaraan. Kami tidak ingin ada jarak antara pemerintah dengan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut tidak membebani anggaran daerah secara signifikan. Bahkan, untuk pesta kembang api dan sejumlah kebutuhan lainnya didukung oleh partisipasi berbagai pihak.
“Perlu saya sampaikan, kegiatan ini sangat minim menggunakan APBD. Bahkan kembang api yang kita lihat tadi tidak menggunakan APBD. Ini hasil partisipasi dan gotong royong,” tegasnya.
Sujiwo menambahkan, ke depan Gema Idulfitri akan dijadikan agenda tahunan, bersama sejumlah kegiatan keagamaan lainnya dari berbagai agama sebagai bentuk keberagaman dan toleransi di Kubu Raya.
“Kita akan masukkan dalam kalender tahunan, tidak hanya kegiatan umat Muslim, tetapi juga kegiatan keagamaan lainnya seperti Imlek, Natal, Waisak, dan Nyepi,” jelasnya.
Selain itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas publik seperti Bundaran Gaforaya sebagai ruang bersama untuk berbagai kegiatan seni, budaya, dan keagamaan.
Di kesempatan yang sama, Sujiwo juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mengingat adanya prediksi musim kemarau panjang dari BMKG.
“Saya menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dengan alasan apapun, karena dampaknya sangat luas, mulai dari kesehatan, pendidikan hingga ekonomi,” katanya.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Punggur, Andi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut yang dinilai mampu menghadirkan kebersamaan lintas masyarakat.
“Kita lihat dari berbagai etnis dan agama hadir di sini. Ini menunjukkan kebersamaan dan silaturahmi yang sangat baik. Harapannya kita sangat mendukung program pak Bupati dan kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan,” ungkapnya. (DiskominfoKKR/IKP)
 Berita Terbaru
-
Pererat Silaturahmi Lewat Gema Idulfitri, Sujiwo P...
Sabtu, 28 Maret 2026 11:14 WIB -
Gema Idulfitri Kubu Raya Meriah, Kembang Api Spekt...
Sabtu, 28 Maret 2026 09:29 WIB -
Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Gelar Apel Siaga Ka...
Jumat, 27 Maret 2026 01:26 WIB -
Antisipasi Karhutla, Bupati Sujiwo Pastikan Kesiap...
Jumat, 27 Maret 2026 11:43 WIB