Didukung Kementerian dan DPR RI, Pasar Induk Kubu Raya Kian Dekat Terwujud

Jumat, 12 Juni 2026 | Kubu Raya

Kubu Raya – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menyampaikan bahwa rencana pembangunan Pasar Induk Kubu Raya mendapat respons positif dari pemerintah pusat dan kini telah memasuki tahap yang semakin matang.

Hal itu disampaikannya usai mengikuti Rapat Koordinasi melalui Zoom Meeting bersama Kementerian Pekerjaan Umum terkait pembangunan Pasar Induk Melati Kubu Raya di Ruang Rapat Bupati Kubu Raya, Jumat, 12 Juni 2026.

Sujiwo mengatakan pembangunan pasar induk merupakan kabar baik dan kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Kubu Raya. Menurutnya, usulan yang selama ini diperjuangkan pemerintah daerah telah mendapat perhatian dan dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum serta Kementerian Perdagangan.

“Alhamdulillah, ini kabar baik dan kabar gembira untuk masyarakat Kabupaten Kubu Raya. Usulan kita untuk membangun pasar induk sudah direspons langsung oleh Kementerian PU dan Kementerian Perdagangan,” ujarnya.

Sujiwo juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, serta anggota Komisi V DPR RI lainnya yang turut mengawal dan memperjuangkan pembangunan pasar induk tersebut.

“Terima kasih kepada Bapak Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, yang telah mengawal dan memperjuangkan pembangunan pasar induk ini. Tentu juga dukungan dari anggota Komisi V DPR RI lainnya sangat berarti bagi terwujudnya pembangunan ini,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam rapat yang diikuti bersama Direktur Infrastruktur dan pihak terkait dari bidang perekonomian, diperoleh gambaran bahwa rencana pembangunan Pasar Induk Kubu Raya telah berada pada posisi yang sangat positif.

“Pada intinya, 90 persen pasar induk tahun depan sudah dalam posisi yang mantap. Tinggal 10 persen lagi yang terus kita perjuangkan. Mohon doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Kubu Raya,” tuturnya.

Menurut Sujiwo, keberadaan pasar induk modern menjadi harapan besar masyarakat Kubu Raya karena akan menghadirkan pusat perdagangan yang lebih tertata, nyaman, dan representatif. Pasar tersebut dirancang tidak hanya sebagai tempat transaksi ekonomi, tetapi juga dilengkapi ruang publik dan fasilitas pendukung lainnya.

“Kami menginginkan pasar induk yang modern, tertata dengan baik, pasarnya kering, nyaman, dan memiliki ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Yang paling utama, para pedagang yang ada saat ini nantinya akan menjadi prioritas untuk menempati pasar induk tersebut,” jelasnya.

Sujiwo menilai pembangunan pasar induk sangat strategis mengingat Kubu Raya memiliki potensi ekonomi yang besar dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga perdagangan. Selain itu, berbagai pusat pergudangan komoditas kebutuhan pokok juga berada di wilayah Kabupaten Kubu Raya.

“Pasar merupakan pusat pergerakan ekonomi. Kubu Raya memiliki potensi luar biasa dari hasil bumi, hasil kebun, hasil pertanian, hasil laut, hingga aktivitas pergudangan berbagai komoditas seperti bawang, gula, beras, dan kebutuhan lainnya. Karena itu pasar induk akan menjadi penggerak ekonomi yang sangat penting,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan kementerian terkait serta para pemangku kepentingan lainnya guna memastikan pembangunan Pasar Induk Kubu Raya dapat segera direalisasikan sesuai harapan masyarakat. (DiskominfoKKR/IKP)