APBD 2027, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas
Jumat, 19 Juni 2026 | Berita Pimpinan
PROKOPIM KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya Sujiwo mengungkap postur APBD 2027 yang akan diprioritaskan ke sektor pendidikan dan kesehatan. Hal itu menyusul pemangkasan transfer keuangan daerah dari pemerintah pusat dengan nilai yang sangat signifikan. Bupati Sujiwo menuturkan sebanyak 60 persen bangunan SD dan SMP Negeri di Kubu Raya kondisinya rusak, serupa juga yang terjadi pada puskesmas dan alat-alat kesehatan yang sekitar 60 persen juga tidak layak pakai.
"Kami sangat prihatin dan sedih. Tapi tidak boleh menyerah. Pendidikan dan kesehatan punya mandatory spending secara nasional, jadi tahun depan akan kami maksimalkan," kata Sujiwo usai menghadiri rapat paripurna pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Kubu Raya Tahun Anggaran 2025 di Ruang Sidang DPRD Kubu Raya, Jumat (19/6/2026).
Untuk menutup defisit, Sujiwo menerangkan pemerintah kabupaten akan mengurangi belanja infrastruktur jalan poros ekonomi dari APBD. Namun, tidak ada pengurangan pada volume pembangunan jalan karena akan ditutup lewat dana APBN.
"Kalaupun berkurang ya karena ada aturan maksimum Rp100 miliar. Mohon doanya," ucapnya.
Lebih lanjut Sujiwo membeberkan sejumlah langkah pemerintah daerah dalam menghadapi kondisi fiskal yang kurang sehat. Di antaranya, seluruh perangkat daerah diminta mengencangkan ikat pinggang. Perjalanan dinas luar daerah ditiadakan jika tidak penting. Begitu pula belanja nonesensial dihentikan. Sujiwo juga meminta dukungan DPRD untuk mengingatkan perusahaan agar menunaikan kewajiban tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) untuk rakyat dan daerah.
"Kita juga ‘ngamen’ ke pusat dan provinsi. Pemprov sudah berkomitmen Rp20 miliar untuk Kubu Raya-Mempawah. Pemerintah kabupaten juga intens komunikasi ke Kementerian dan DPR RI Komisi V,” tambahnya.
Selain itu, Sujiwo menyebut target pendapatan asli daerah (PAD) dinaikkan dari Rp300 miliar menjadi Rp325 miliar. Saat ini, kontribusi PAD baru 14 persen dari total APBD. Adapun target jangka panjang sebesar 30 persen atau di atas Rp650 miliar.
"Kondisi ini menyakitkan, tapi kita negara kesatuan. Sepahit apapun kebijakan pusat harus kita telan bersama. Yakinlah, dengan doa rakyat dan dukungan DPRD, Kubu Raya tetap bisa membangun," tutup Sujiwo. (sym)
 Berita Terbaru
-
APBD 2027, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas...
Jumat, 19 Juni 2026 08:00 WIB -
Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas Anggaran K...
Jumat, 19 Juni 2026 04:05 WIB -
Lepas Kontingen Popda, Sekda Yusran Optimis Hasil ...
Jumat, 19 Juni 2026 03:10 WIB -
Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Ju...
Jumat, 19 Juni 2026 10:49 WIB