Sujiwo Targetkan Batu Ampar Jadi Desa Wisata, Listrik Jadi Langkah Awal

Selasa, 23 Juni 2026 | Berita Pimpinan

PROKOPIM KUBU RAYA - Peresmian akses listrik bagi warga Dusun Teluk Air, Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, Sabtu (20/6/2026), tidak hanya penanda hadirnya penerangan bagi masyarakat pesisir. Lebih dari itu, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menjadikannya sebagai langkah awal mewujudkan Batu Ampar sebagai kawasan wisata unggulan berbasis lingkungan. Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan pembangunan Batu Ampar akan dilakukan secara bertahap berkelanjutan, di mana listrik menjadi salah satu fondasi penting untuk menggerakkan aktivitas ekonomi sekaligus mendukung pengembangan destinasi wisata.  

"Saya tidak akan pernah lelah sampai betul-betul Desa Batu Ampar ini seperti yang diharapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Termasuk kami akan mewujudkan Desa Batu Ampar menjadi desa wisata. Itu harus kami wujudkan. Akan kami bikin terang benderang," kata Sujiwo.

Ia menjelaskan pemerintah daerah telah menyusun langkah-langkah konkret untuk mempercepat pembangunan Batu Ampar. Sejumlah program yang telah dirancang mencakup pembangunan jalan, dermaga, bantuan nelayan, penguatan UMKM, hingga pemberdayaan kelompok pemuda.

"Ini bukan dalam tataran rencana, bukan dalam tataran konsep, tetapi dalam tataran kita mengaplikasikan dan mengeksekusi satu per satu. Sebagian langkah konkret yang sudah dirancang mulai kita jalankan dan akan terus kita eksekusi secara bertahap," ujarnya. 

 Sujiwo mengatakan perhatian pemerintah terhadap Batu Ampar merupakan bentuk tanggung jawab terhadap masyarakat yang selama ini hidup di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur dasar.

"Coba bayangkan, masyarakat di sini hidup dalam kondisi seperti ini. Kita prihatin. Karena itu jalan akan segera kita bangun, dermaga kita upayakan terbangun, dan berbagai bantuan lainnya akan mulai kita salurkan," katanya.

Ia menilai pembangunan ekonomi masyarakat harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan, terutama kawasan mangrove yang menjadi kekayaan utama Batu Ampar.

"Kita ingin masyarakat Desa Batu Ampar sejahtera, tetapi lingkungan kita tetap terselamatkan. Ketika kita menyelamatkan mangrove, berarti kita sedang menyelamatkan masa depan anak cucu kita," tuturnya.

Sujiwo juga mengajak seluruh masyarakat mendukung transformasi yang sedang dijalankan pemerintah daerah. Menurutnya, kesejahteraan dan kelestarian lingkungan bukan dua hal yang harus dipertentangkan, melainkan dapat berjalan beriringan. Ia memastikan pemerintah kabupaten akan terus menggandeng pihak swasta dan berbagai mitra pembangunan untuk mempercepat kemajuan Batu Ampar.

"Mohon doa dan dukungannya. Kita akan terus berkolaborasi dengan pihak swasta, pihak ketiga, dan berbagai jejaring agar Batu Ampar semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera," katanya menegaskan. (jek)