Siap Sukseskan Pendataan Keluarga 2021, Bupati Muda Ungkap Akan Gabungkan dengan Sistem Geospasial

Senin, 22 Maret 2021 | Kubu Raya

KUBU RAYA - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat akan memulai melakukan pendataan Keluarga Tahun 2021, yang berlangsung 1 April hingga 31 Mei 2021 mendatang.

Dalam hal inipula, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan merencanakan akan mensinergikan data yang dihimpun oleh BKKBN nantinya, dengan Sistem Informasi Geoportal dan WebGIS "Kepong Bakol" yang baru dirilis oleh Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

Dengan begitu, kata Muda nantinyadata yang diperoleh dapat dilihat secara by name, by address, by NIK, hingga by Infografis.

"Ini tentu dor to dor. Sehingga nanti kita akan membantu dan membutuhkan data yang diambil dari BKKBN ini. Nantinya kkta akan berkolaborasi, kita titipkan bagaimana sekaligus ada diambil sekaligus dengan koordinat rumah tangganya melalui foto oleh kader pendata yang ada. Sehingga data-data itu bisa kita input dan kita lengkapkan pada Sistem Informasi Geoportal dan WebGIS yang baru kita rilis ini," terang Muda Mahendrawan.

Sehingga Muda menyatakan, strategi yang disebut sistem 'Kepong Bakol' yang menjadi jurus utama di Kubu Raya dalam mengatasi berbagai persoalan di masyarakat pun akan tercipta.

"Dengan begitu juga nanti akan menghasilkan cara peta kedepan yang akan lebih efektif dan tepat sasaran. Contoh seperti masalah stunting, masalah perkawinan dini, dan genre dan sebagainya yang kira-kira itu bisa dipetakan dengan efektif dan tepat kedepan," tuturnya.

"Melalui sistem berbasis geospasial yang kita miliki itu. Data itu kita jadikan bahan, yang saya kira akan dibutuhkan oleh BKKBN pusat. Karena BKKBN pusat bisa melihat dengan sistem sebaran jangkauan rumah tangga melalui peta," sambungnya.

Selanjutnya, Kepala Desa Parit Baru, Musa Abdul Hamid mengungkapkan optimismenya bahwa pendataan keluarga tahun 2021 khususnya di Desa Parit Baru akan terdata 100 persen.

"Seperti pendataan Geospasial saja kemarin, yang sebesar itu kami sukses dalam waktu dua bulan. Tapi saya pikirpun dalam hal semacam ini. Karena juga tidak rumit permasalahannya saya pikir kader pendata yang ada di Parit Baru sudah tidak kaku dalam pendataan," ungkap Musa.

"Karena geospasial dalam waktu dua bulan saja itu semua sudah tercover. Dan target kita untuk di Desa Parit Baru ini akan terdata seluruhnya, sesuai dengan KK yang ada yakni sebanyak 7.896 KK," sambungnya. (*)

Sumber Berita klik disini