Rawan Karhutla, Pemkab Minta Atensi Pusat

Rabu, 08 April 2026 | Berita Pimpinan

PROKOPIM KUBU RAYA — Kabupaten Kubu Raya tidak termasuk dalam daftar daerah penerima bantuan alat pemadam kebakaran hutan dan lahan dari pemerintah pusat. Padahal, Kubu Raya menjadi satu di antara daerah di Kalimantan Barat yang memiliki kerawanan tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan. Terutama karena keberadaan lahan gambut yang luas dan terdapatnya sejumlah obyek vital seperti bandara hingga markas dan sejumlah instalasi militer.

“Untuk Kubu Raya, kita tidak kebagian bantuan alat pemadam kebakaran,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Aula Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Plaza Kuningan Menara Selatan, Jakarta, Senin (7/4/2025).

Menyikapi hal itu, Yusran Anizam mengungkapkan pemerintah kabupaten segera mengajukan proposal permintaan bantuan peralatan tersebut ke pemerintah pusat.

“Potensi karhutla di Kubu Raya ini sudah rutin terjadi dan berada dekat kawasan strategis,” ujarnya.

Yusran menduga minimnya bantuan disebabkan keterbatasan anggaran pemerintah pusat sehingga harus menentukan skala prioritas.

“Mungkin karena pendanaan terbatas, sehingga ada prioritas daerah tertentu,” ucapnya.

Dugaan lain, lanjutnya, kemungkinan belum lengkapnya data yang diterima pemerintah pusat tentang kondisi Kubu Raya terkait karhutla.

“Kita masih positive thinking, mungkin informasi dari kita belum lengkap. Ini yang akan kita perbaiki,” imbuhnya.

Yusran memastikan pemerintah kabupaten akan proaktif. Ia akan segera melaporkan kondisi tersebut kepada bupati dan mengajukan proposal bantuan ke pemerintah pusat.

“Kita akan buat usulan resmi untuk memohonkan bantuan, karena ini sangat mendesak,” tegasnya. (jek)