Menteri Koperasi Resmikan Torasera Desa Durian, Akan Direplikasi se-Indonesia

Rabu, 11 Februari 2026 | Berita Pimpinan
PROKOPIM KUBU RAYA – Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono meresmikan operasional Toko Serba Ada (Torasera) Abdussalam di Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Senin (9/2/2026). Peresmian yang disaksikan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan dan Bupati Kubu Raya Sujiwo ini menandai dimulainya fungsi strategis Torasera sebagai pusat distribusi pertama bagi Koperasi Desa Merah Putih di kawasan tersebut.

Menteri Ferry Juliantono menyampaikan bahwa Torasera Abdussalam merupakan perwujudan dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Keberadaannya sebagai hub atau agregator yang sangat krusial untuk menyokong sekitar seratus Koperasi Desa Merah Putih di Kubu Raya.

“Satu Torasera ini bisa menjangkau seratus lebih Koperasi Desa Merah Putih. Ini menjadi contoh pertama pusat distribusi yang akan kita replikasi di seluruh Indonesia,” ujar Menteri Ferry.

Menteri Ferry mengungkapkan Kementerian Koperasi akan menjadikan Torasera di Desa Durian, Kabupaten Kubu Raya, sebagai model bisnis percontohan. 

“Kita akan buat manual dan feasibility study-nya. Kita apresiasi kesiapan SDM profesional dan sistem digitalisasi di sini, yang membuat operasionalisasi bisa berjalan baik,” pujinya. 

Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan komitmennya mendukung penuh kehadiran Torasera yang dinilai selaras dengan visi pemerintah pusat dan program lokal. 

“Ini adalah konsep dan pemikiran Bapak Presiden untuk memberdayakan ekonomi rakyat, menampung hasil bumi, dan karya masyarakat, termasuk dari pondok pesantren. Torasera akan menjadi mitra strategis Koperasi Desa Merah Putih,” kata Bupati Sujiwo.

Lebih lanjut Sujiwo mengungkapkan kebijakan tegas pemerintah daerah untuk membatasi ekspansi minimarket besar guna melindungi pengusaha lokal.

“Kami telah terapkan moratorium untuk Indomaret dan Alfamart. Mereka dinilai kurang mendukung UMKM lokal. Kami minta dukungan Bapak Menteri dan Bapak Gubernur untuk membentuk satgas penertiban agar iklim usaha benar-benar berpihak pada pelaku lokal,” tegasnya.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyambut baik kehadiran Torasera. Dirinya berkomitmen untuk mengembangkan model serupa di kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Barat. 

“Insyaallah ini akan jadi contoh. Nanti akan kita bangun di beberapa wilayah seperti Sintang, Sambas, Ketapang, dan Mempawah. Sehingga semua daerah ter-cover,” kata Gubernur Ria Norsan.

Gubernur Norsan menilai kehadiran Torasera Abdussalam menjadi titik tolak baru dalam penguatan ekosistem koperasi dan UMKM di Kubu Raya. 

“Dengan fungsi sebagai pusat distribusi dan penampung produk lokal, Torasera diharapkan dapat mengakselerasi perputaran ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta mewujudkan kemandirian ekonomi desa sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia,” sebutnya. (rdw)