KORMA Kalbar Berakhir, Wabup Sukir Sebut Olahraga Perekat Ukhuwah Pelajar Madrasah
Minggu, 05 Juli 2026 | Berita Pimpinan
PROKOPIM KUBU RAYA – Ajang Kompetisi Olahraga Madrasah (KORMA) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026 di Kabupaten Kubu Raya resmi berakhir. Diikuti kontingen dari 14 kabupaten/kota, KORMA sukses menepis anggapan bahwa siswa madrasah hanya unggul dalam pendidikan agama. Melalui olahraga, mereka menunjukkan prestasi, sportivitas, dan semangat persaudaraan.
Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan kompetisi yang berlangsung sejak 1 hingga 4 Juli 2026 dengan mengusung tema "Madrasah Sehat, Sportif, dan Juara." Menurutnya, kehadiran peserta dari seluruh daerah di Kalimantan Barat menunjukkan bahwa KORMA juga menjadi wadah strategis mempererat hubungan antarpelajar madrasah di Kalimantan Barat.
"Alhamdulillah malam hari ini adalah penutupan Kompetisi Olahraga Madrasah. Kegiatan ini dihadiri oleh 14 kabupaten/kota dan pelaksanaannya luar biasa sukses," kata Sukiryanto saat menghadiri penutupan KORMA di halaman MAN 1 Kubu Raya, Kecamatan Rasau Jaya, Sabtu (4/7/2026) malam.
Ia menilai kompetisi tersebut memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar memperebutkan gelar juara. KORMA menjadi ruang bertemunya generasi muda madrasah untuk membangun persaudaraan, memperkuat silaturahmi, dan menumbuhkan semangat ukhuwah Islamiyah. Sukiryanto juga menegaskan siswa madrasah memiliki potensi yang luas, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga maupun bidang lainnya.
"Ada anggapan bahwa anak-anak madrasah itu hanya belajar agama, hanya ingin menjadi guru atau khatib. Ternyata tidak. Di bidang olahraga mereka juga mempunyai kemampuan, begitu juga di bidang-bidang lainnya. Kompetisi ini membuktikan potensi itu," ucapnya.
Melalui ajang seperti KORMA, ujarnya, para pelajar tidak hanya ditempa menjadi atlet yang tangguh, tetapi juga pribadi yang menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan kebersamaan. Pemerintah kabupaten, lanjut Sukiryanto, memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan KORMA sejak awal hingga penutupan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui fasilitasi berbagai kegiatan, mulai dari pembukaan, jamuan bagi peserta, hingga membantu penyediaan hadiah bagi para pemenang.
"Pemerintah daerah memberikan dukungan sejak pembukaan, kemudian ramah tamah, dukungan konsumsi, hingga membantu pembagian hadiah melalui dukungan Bapak Bupati. Ini bentuk komitmen kami mendukung kemajuan madrasah," tuturnya.
Sukiryanto menilai berakhirnya KORMA 2026 menjadi penanda lahirnya semangat baru bagi pelajar madrasah di Kalimantan Barat. Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, ajang tersebut menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang religius, berprestasi, sehat, dan sportif.
“Serta siap bersaing di berbagai bidang sambil terus mempererat persaudaraan di antara sesama pelajar,” pungkasnya. (jek)
 Berita Terbaru
-
Hadapi 147 Titik Karhutla, Pemkab Kubu Raya Optima...
Senin, 27 Juli 2026 03:03 WIB -
Gubernur Kalbar Apresiasi Pembangunan Kubu Raya di...
Senin, 27 Juli 2026 02:15 WIB -
Diuji Pewawancara Cilik, Bupati Sujiwo Beri Nilai ...
Senin, 27 Juli 2026 08:16 WIB -
Di Forum Pemprov, Sujiwo Ungkap Strategi Membangun...
Sabtu, 25 Juli 2026 07:45 WIB