Kolaborasi Pemkab-TNI AU Gelar Bazar Murah Bapokting

Selasa, 14 April 2026 | Berita Pimpinan

PROKOPIM KUBU RAYA – Membantu meringankan beban masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bekerja sama dengan TNI Angkatan Udara mengadakan bazar pasar murah bahan pokok penting (bapokting) di Taman Dirgantara Kubu Raya Lanud Supadio, Selasa (14/4/2026). Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan pasar murah adalah hasil kolaborasi sekaligus untuk memperingati HUT ke-80 TNI Angkatan Udara. Dalam bazar tersebut disiapkan sebanyak 500 paket bapokting.

“Kita siapkan sebanyak 500 paket. Kemudian kita juga siapkan sebanyak kurang lebih 300 tabung elpiji,” ungkap Sujiwo di sela meninjau bazar.

Sujiwo mengatakan selama ini sinergi dan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dengan TNI Angkatan Udara khususnya Lanud Supadio terjalin dengan baik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Lanud Supadio dalam hal ini Danlanud dan jajaran yang telah menggelar ini yang pada akhirnya meringankan beban masyarakat yang memang membutuhkan,” ucap Sujiwo.

Sujiwo menjelaskan bapokting yang dijual sesuai keinginan masyarakat, yakni beras, minyak goreng, dan gula pasir. Namun, ia membuka kemungkinan untuk ke depan bazar pasar murah juga akan menjual bahan lainnya seperti tepung terigu dan susu.

“Memang tiga bahan tersebut yang penggunaannya tinggi di kalangan rumah tangga. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk mendukung UMKM, nanti ke depan kita akan pikirkan juga misalnya ada bazar tepung terigu, ada bazar susu, dan bazar bahan pokok lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, pada kesempatan itu Sujiwo juga menanggapi naiknya harga kantong plastik sebagai dampak dari konflik di Timur Tengah. Menurutnya, kenaikan harga plastik dapat dilihat dari perspektif yang lain, di mana itu bisa menjadi momen untuk mulai mengurangi penggunaan plastik. Sehingga akan berkurang pula sampah plastik yang kemudian bermanfaat besar bagi lingkungan dan kesehatan.

“Maka kita sudah dalam proses untuk membuat peraturan bupati yang insyaallah dalam waktu dekat saya tanda tangani. Pertama kayak Alfamart, Indomaret, dan toko-toko supaya ketika para konsumen membeli, tidak lagi dikasih kantong plastik. Arahnya ke situ. Makanya disiapkan kantong yang sifatnya ramah lingkungan tapi berbayar, ada yang dua ribu-tiga ribu rupiah,” ujarnya.

Karena itu, Sujiwo mengingatkan masyarakat agar saat akan berbelanja tidak lupa membawa kantong belanja sendiri.

“Bagi ibu-ibu yang mau berbelanja ke pasar, jangan lupa bawa kantong sendiri. Sampai rumah disimpan lagi, mau belanja lagi dibawa lagi,” ajaknya. (sym)