Ketua TP PKK Kubu Raya Harap Bumil dan Ibu Menyusui Tidak Khawatir Divaksin Covid-19

Rabu, 01 September 2021 | Covid-19

Kubu Raya - Ketua TP PKK Kabupaten Kubu Raya Rosalina Muda merasa bahagia, karena ibu hamil (bumil) dan ibu menyusui di Kubu Raya saat ini sudah bisa menerima vaksin Covid-19. Dirinya meminta kepada ibu hamil untuk tidak khawatir saat disuntik vaksin Covid-19, karena akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu, sebab tekanan darahnya tidak boleh lebih dari 140 per 90, tidak ada riwayat alergi, tidak ada riwayat kaki bengkak, karena itu akan diperiksa oleg para dokter dan petugas kesehatan yang ada di sini.

“Kita tahun ini kehilangan 11 ibu hamil karena menderita dan terkonfirmasi Covid-19, dengan kasus itu makanya bapak bupati dan jajaran mulai dan mengkususkan pemberian vaksinasi bagi ibu hami. Jadi para ibu-ibu yang sudah menerima vaksin Covid-19 dan pulang ke rumah masing-masing untuk memberikan infomasi kepada teman-temannya sesama ibu hamil dan menyusui, kalau bayi dan anak dalam kandungannya ingin sehat dan baik untuk ikut vaksinasi Covid-19", kata Rosalina saat mendampingi Bupati Muda Mahendrawan meninjau vaksinasi ibu hamil di kantor Camat Sungai Ambawang, Selasa (31/8/2021) pagi.

Rosalina menambahkan, jika usia kandungannya 8 bulan, maka ibu hamil itu untuk segera memeriksakan kehamilannya ke Puskesmas untuk mengetahui terkonfirmasi atau tidak dari Covid-19.

“Sehingga masih ada waktu satu bulan untuk isolasi mandiri dan dirawat di fasilitas kesehatan”, ucapnya.

Bunda PAUD Kabupaten Kubu Raya itu menilai, diberikannya vaksin Covid-19 kepada ibu hamisl dan menyusui sebagai upaya melindungi diri dari penyebaran virus Corona. Apalagi dengan munculnya varian virus baru yang sifatnya lebih mudah menular, seperti varian Delta.

“Karena peningkatan kekebalan tubuh juga ditemukan pada ibu menyusui yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Bahkan, pada ibu yang telah vaksinasi Covid-19 ditemukan kadar antibodi severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (slgA spesifik SARS-CoV-2) dalam ASI meningkat pesat dalam waktu 14 hari pasca vaksinasi dosis pertama semakin kuat setelah minggu ke-4 dan terukur lebih tinggi pada minggu ke-5 dan ke-6,'' terangnya.

Dalam dua kondisi tersebut, Rosalina berharap agar dukungan dan semangat terhadap ibu menyusui untuk memberikan ASI eksklusif kepada buah hatinya terus digalakkan terutama saat pandemi Covid-19. Sebab, selain sebagai sumber makanan utama, ASI juga penting untuk melindungi bayi dari paparan COVID-19.

"Saat ini, dukungan terhadap ibu menyusui sangat dibutuhkan agar ibu dapat memberikan bayinya untuk seribu hari pertama kehidupan. Untuk itu, saya mengajak ibu menyusui segera mendaftarkan diri mendapatkan vaksin Covid-19 di fasilitas kesehatan terdekat dan menanyakan kepada tenaga kesehatan untuk mendapatkan informasinya karena kami akan memastikan semua ibu menyusui di Kubu Raya bisa menerima vaksin Covid-19 agar mereka terlindung dari virus corona sehingga mampu mengasuh dan merawat anaknya”, ajaknya.

Pada peluncuran vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil di kantor Camat Sungai Ambawang ini, Ketua Dekranasda Kabupaten Kubu Raya itu juga memberikan bingkisan kepada lansia dan ibu hamil yang hari ini menerima vaksin Covid-19.

>SUMBER<