Dari Arang ke Kelapa Genjah, Batu Ampar Tanam Harapan Baru
Senin, 22 Juni 2026 | Berita Pimpinan
PROKOPIM KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya Sujiwo memimpin penanaman perdana kelapa genjah melalui program agroforestry di Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, Sabtu (20/6/2026). Penanaman kelapa genjah menjadi salah satu langkah konkret yang diambil Pemerintah Kabupaten Kubu Raya pasca penutupan usaha tungku arang bakau yang selama ini menjadi sumber penghidupan sebagian warga Desa Batu Ampar. Dari kelapa genjah, diharapkan masyarakat tetap memiliki penghasilan yang berkelanjutan sekaligus ramah lingkungan.
Turut melakukan penanaman sejumlah Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat, organisasi Sahabat Masyarakat Pantai (Sampan), dan sejumlah organisasi swasta. Sujiwo mengatakan program pengembangan kelapa genjah merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan alternatif ekonomi bagi masyarakat setelah penutupan tungku arang. Menurutnya, keputusan yang diambil pemerintah bukan semata-mata soal penertiban usaha, melainkan upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengangkat harkat dan martabat masyarakat Batu Ampar.
“Alhamdulillah, akhirnya kita sampai di area penanaman perdana kelapa genjah dengan program agroforestry. Ini diprakarsai oleh BSM dan didukung Dinas LHK Provinsi Kalbar, perangkat daerah Kubu Raya, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat Batu Ampar,” tutur Sujiwo.
Ia menegaskan pemerintah tidak ingin meninggalkan masyarakat setelah mengambil kebijakan penutupan tungku arang bakau. Karena itu, berbagai kolaborasi dibangun untuk menghadirkan solusi nyata yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga.
“Ini bentuk keseriusan pemerintah menggandeng pihak swasta untuk memberikan solusi pasca pemerintah mengambil suatu keputusan demi kehormatan, marwah, dan martabat masyarakat Desa Batu Ampar menuju kesejahteraan yang bermartabat dengan tetap menyelamatkan lingkungan mangrove,” katanya.
Pada tahap awal, program yang digagas BSM tersebut akan mengembangkan perkebunan kelapa genjah seluas 80 hektare. Penanaman simbolis yang dilakukan menjadi penanda dimulainya transformasi ekonomi masyarakat pesisir menuju sektor yang lebih berkelanjutan.
“Untuk pertama kali ini akan ditanam di lahan seluas 80 hektare. Ini salah satu langkah konkret yang langsung kita lakukan. Sebagian area segera ditanami setelah kegiatan simbolis ini,” ungkapnya.
Sujiwo mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam program tersebut. Menurutnya, perjalanan menuju lokasi penanaman yang harus melewati titian panjang dan medan berlumpur menjadi bukti kesungguhan semua pihak dalam memperjuangkan masa depan masyarakat Batu Ampar.
“Ini bukti kecintaan kita kepada masyarakat Desa Batu Ampar dan kecintaan kita kepada lingkungan mangrove. Semua berkolaborasi, mulai dari pemerintah, dunia usaha, perbankan, hingga organisasi masyarakat,” ujarnya.
Mengutip pesan Pahlawan Nasional Agus Salim, Sujiwo menegaskan bahwa kepemimpinan menuntut pengorbanan dan keberanian mengambil keputusan yang berpihak pada masa depan masyarakat.
“Pak Agus Salim pernah mengatakan, 'Leiden is lijden, memimpin adalah menderita.' Kalau ingin menjadi pemimpin harus siap menderita. Tetapi semua perjuangan itu menjadi ringan ketika tujuannya adalah untuk masyarakat dan lingkungan,” katanya. (jek)
 Berita Terbaru
-
Sujiwo Fokus Perbaikan Jalan Sumber Agung
Selasa, 23 Juni 2026 09:10 WIB -
Dermaga Sumber Agung Ambruk, Bupati Sujiwo Pastika...
Selasa, 23 Juni 2026 09:09 WIB -
Terima Genset, Dusun Teluk Air Tak Lagi Gelap
Senin, 22 Juni 2026 10:27 WIB -
Dari Arang ke Kelapa Genjah, Batu Ampar Tanam Hara...
Senin, 22 Juni 2026 10:08 WIB