Targetkan 4000 Wirausaha Baru di 2022, Kementrian Perindustrian Berikan Bimtek Wirausaha
Jumat, 13 Mei 2022 | Kubu Raya
KUBU RAYA - 165 warga di Kabupaten Kubu Raya dan Mempawah mengikuti program Penumbuhan dan Pengambangan Wirausaha Baru (WUB) Industri Kecil Menengah dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka.
Ratusan peserta tersebut akan mengikuti berbagai pelatihan selama 4 hari, mulai tanggal 12 hingga 15 Mei 2022 di hotel Dangau, Kubu Raya.
Terdapat 9 jenis Bimbingan Teknis yang dilaksanakan, pertama Bimtek Kopi Barista, Pengolahan Kecap, Anyaman Daun Pandan, Bimtek Pakaian Jadi, Servis AC, Servis Alat Rumah Tangga, Bengkel Las, Batik, dan Pengolahan Bahan Ikan.
Selain mendapatkan pelatihan teknis atau praktek, peserta juga akan mendapatkan sosialisasi terkait KUR (kredit usaha rakyat), tata cara pengurusan izin usaha mikro, SIINAS, Pemasaran dan teknik wirausaha lainnya.
Direktur Industri Aneka dan IKM Kimia Sandang dan Kerajinan, Ir. Ni Nyoman Ambareny M.Si, menyampaikan bahwa program pengembangan Wirausaha merupakan program prioritas pihaknya di Kementerian Perindustrian yang juga bekerja sama dengan Komisi 7 DPR RI.
Pada tahun 2022 ini, pihaknya dari Kementerian Perindustrian mentargetkan untuk menciptakan 4.000 Wirausaha baru di Indonesia.
Dengan terciptanya banyak Wirausaha baru, maka diharapkan banyak tenaga kerja baru yang terserap.
"Untuk program pelatihan ini kita sesuai dengan potensi dari daerah masing - masing, berdasarkan sumber daya alam dan sumber daya manusia, dan kita harapkan ada wirausaha baru yang tercipta,"ujar Ni Nyoman Ambareny saat pembukaan di Qubu Resort.
Disadarinya, untuk menjadi pelaku usaha tidaklah mudah dan butuhkan sejumlah dukungan lain tidak hanya sekedar softskill, oleh sebab itu pihaknya juga mengundang sejumlah stakeholder terkait untuk memberikan masukan kepada para peserta.
"Kami pusat tidaklah bisa menjangkau seluruh Indonesia, oleh sebab itu kami dalam hal ini meminta bantuan kepada Disperindagkop setempat untuk melanjutkan pembinaan terhadap peserta, biasanya IKM itu memerlukan modal dan peralatan, jadi kami meminta bantuan dari dinas untuk pembinaan lanjutan,"tuturnya.
Anggota DPR RI Maman Abdurahman yang memberikan sambutan melalui Video Converence berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi dari para peserta.
Dengan pengetahuan yang telah didapat nantinya, ia juga berharap peserta dapat membagikan pengetahuannya kepada masyarakat lain.
"Dengan program ini, kita tidak hanya sekedar memberikan barang, namun soft skil, kemampuan yang kita berikan, semakin banyak program ini Inshaa Allah membantu meningkatkan masyarakat,"ujarnya.
Maman mengaku dirinya tidak mentargetkan hal muluk, ia mengatakan bila 50 orang dari seluruh peserta yang ikut ini mampu berkembang dan meningkatkan usahanya maka hal tersebut sudah sangat baik, dimana dari 50 orang tersebut akan berkembang secara luas.
"Mudah - mudahan dari 200 orang 100 bisa menjalankan kemampuan ini, dan 50 diantaranya berhasil meningkatkan kualitas usaha kecil mereka saya sudah luar biasa bersukur, karena dari 50 orang itu pastinya banyak lapangan kerja terbuka, dan inilah spirit kita, program ini menciptakan multiplayer efek di masyarakat khususnya Kalbar,"terangnya.
Kemudian, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disperindagnaker) Kabupaten Mempawah, Johana Sari Margiani menyampaikan peserta asal Kabupaten Mempawah pada kegiatan ini berjumlah 60 orang yang mengikuti 4 Jenis Bimtek yakni Batik, Servis AC pengolahan bahan ikan, dan kopi barista.
Di Kabupaten Mempawah ia menjabarkan bahwa di Kabupaten Mempawah terdapat 500 IKM, pertama Industri Pangan sebanyak 87 IKM, Industri Sandang Kerajinan Aneka 134 IKM, Industri Logam dan Elektronika sebanyak 81 IKM dan Industri Kimia 198 IKM yang saat ini dibawah binaan pihaknya.
"Untuk 4 jenis pelatihan Bimtek ini berdasarkan pada keinginan masyarakat saat ini tentang produk unggulan kabupaten mempawah,"ujarnya.
Dalam pengembangan Wirausaha, ia mengatakan pihaknya juga akan fokus untuk membantu dalam pemasaran dan permodalan bagi pelaku usaha.
"Kita akan coba bina mereka, sehingga potensi yang mereka punya bisa disambungkan dengan Bank BUMD setempat ataupun sektor swasta,"tuturnya.
 Berita Terbaru
-
Bupati Sidak Pasar Jelang Imlek dan Ramadan
Minggu, 15 Februari 2026 05:39 WIB -
Bupati Soroti Lonjakan Sembako di Pasar Bahagia
Sabtu, 14 Februari 2026 04:35 WIB -
Bupati Sujiwo Carikan Solusi Keluhan Pedagang Pasa...
Sabtu, 14 Februari 2026 04:25 WIB -
Pemkab Mulai Tata Areal Simpang WBA Kuala Dua
Sabtu, 14 Februari 2026 04:14 WIB