Larang Aktivitas Arang Bakau, Pemkab Siapkan Tujuh Solusi untuk Warga Batu Ampar
Rabu, 13 Mei 2026 | Berita Pimpinan
PROKOPIM KUBU RAYA – Pelarangan aktivitas arang bakau di Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, tidak lantas memupuskan mata pencaharian sebagian masyarakat. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah menyiapkan tujuh solusi jangka pendek guna menjaga roda ekonomi warga tetap berjalan. Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan solusi tersebut disiapkan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah setelah aktivitas pembakaran arang resmi dihentikan.
“Kita sudah ada konsep untuk memberikan solusi menyambung hidup sebagai mata pencaharian untuk mengisi perut warga Desa Batu Ampar,” ujar Bupati Sujiwo usai memimpin rapat koordinasi penanganan persoalan arang bakau, Selasa (12/5/2026), di ruang kerja bupati.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah penyerapan tenaga kerja bagi warga terdampak. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah memanggil perwakilan delapan perusahaan dan meminta untuk mengakomodir warga Batu Ampar sebagai tenaga kerja di perusahaan.
“Mereka wajib ketika merekrut tenaga kerja, maka yang diutamakan adalah warga Desa Batu Ampar khususnya yang terdampak,” sebutnya.
Selain itu, pemerintah juga akan mengembangkan sektor hortikultura melalui kajian Dinas Pertanian. Seiring itu, program rehabilitasi mangrove bersama organisasi lingkungan Sampan turut disiapkan sebagai lapangan kerja sementara bagi masyarakat.
“Itu ada rehabilitasi mangrove yang dilakukan kelompok usaha perhutanan sosial. Mereka akan mendapatkan sekitar Rp150 ribu per hari per orang,” ungkap Sujiwo.
Sejumlah program lain yang disiapkan yakni penanaman kelapa genjah bersama PT BSM, pemetaan UMKM, bantuan sembako jangka pendek, hingga pengawalan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“MBG sudah kita komunikasi dengan BGN supaya di sana masuk bagian dari daerah 3T yang program MBG-nya akan kita kawal,” ujarnya.
Menurut Sujiwo, seluruh program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah agar masyarakat tetap memiliki sumber penghasilan tanpa harus mengganggu kawasan mangrove. Ia menegaskan pemerintah ingin memastikan penyelamatan lingkungan berjalan beriringan dengan perlindungan ekonomi masyarakat. Dirinya berharap berbagai solusi yang disiapkan dapat menjadi jalan keluar bagi warga Batu Ampar untuk beralih pada mata pencaharian yang lebih ramah lingkungan.
“Rakyat tetap harus makan, tetapi alam juga wajib kita selamatkan,” tegas Sujiwo. (jek)
 Berita Terbaru
-
Punya Banyak Manfaat, Sujiwo Komitmen Sukseskan Pr...
Rabu, 13 Mei 2026 09:55 WIB -
Larang Aktivitas Arang Bakau, Pemkab Siapkan Tujuh...
Rabu, 13 Mei 2026 09:12 WIB -
Jaga Alam, Aktivitas Arang Bakau di Batu Ampar Res...
Rabu, 13 Mei 2026 07:35 WIB -
Pemkab Kubu Raya Siapkan Tujuh Solusi untuk Warga ...
Selasa, 12 Mei 2026 09:05 WIB