Bupati Muda : Pemekaran Desa Sebagai Titik Fondasi Bagi Kubu Raya Berikan Keadilan Kepada Masyarakat

Kamis, 01 September 2022 | Kubu Raya

Kubu Raya - Pasca resmi menjadi desa definitif, tentunya Padi Jaya menjadi titik fondasi bagi kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) untuk bagaimana bisa mempercepat penataan, karena tujuan dibentuknya desa itu bagaimana mengambil peluang yang sama, yaitu berkeadilan dan membahagiakan semua rumah tangga.

“Dengan memiliki jumlah penduduk 3.041 jiwa, tentunya desa Padi Jaya memiliki jumlah penduduk yang lebih besar dari desa induk Kubu Padi berjumlah 2.265 jiwa. Kondisi ini harus dinilai dari desakan warga yang menginginkan pemekaran desa yang mememiliki proses panjang sejak tahun 2010”, kata bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan saat menghadiri syukuran desa Padi Jaya sebagai desa definitif pasca dimekarkan dari desa Kubu Padi di halaman kantor desa Padi Jaya, Rabu (31/8/2022) siang.

Bupati Muda menuturkan, sejak tahun 2009 (menjabat bupati pertama Kubu Raya) sampai sekarang (bupati priode ketiga) ini kebijakan besar pemerintah Kubu Raya tetap mengutamakan pada hal-hal yang langsung menukik kepada manfaat untuk masyarakat luas dibandingkan dengan hal-hal yang terkait dengan belanja pemerintah.

“Jadi dari dulu kebijakan pemerintah Kubu Raya fondasinya selalu besar alokasi anggarannya pada program yang langsung ke masyarakat. Hal ini membuktikan pemerintah Kubu Raya bukanlah pemerintah yang lebih sibuk menghabiskan anggaran hanya untuk mengurus kepentingan pemerintah saja, namun anggaran yang digunakan selama ini dihabiskan untuk mengutamakan rakyat Kubu Raya”, tuturnya.

Ia mengatakan, sejarah yang ada di desa Padi Jaya ini, tentunya dimulai dari peradaban unggul yang ada di sini, hubungan relasi antar satu dengan lainnya bahkan keberagaman yang ada saat ini membuktikan Kubu Raya terus perkuat nilai perekatan dan keberagaman.

“Perjalanan dan proses pemekaran desa Padi Jaya dan lima desa lainnya (Ampera Raya, Parit Keladi, Sukulanting, Permata Jaya dan Rengas Kapuas) ini harus kita syukuri bersama, karena ini diujung-ujung batas deadline penataan wilayah di Indonesia di Kemendagri bisa kita mendapatakan kode desa. Namun yang paling istimewahnya dan tidak kebetulan peresmian 6 desa definif ini terjadi dan bertepatan dengan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus”, ujarnya.

sumber